Herrera Optimis Sambut Derby Manchester

Manchester United baru saja menorehkan hasil manis di pertandingan terakhir mereka kala berhasil menaklukkan Juventus di Allianz Stadium di ajang Liga Champions tengah pekan lalu. Kemenangan itu seakan menjadi modal penting bagi United untuk menjalani tantangan berat lainnya akhir pekan ini dengan bertamu ke markas Manchester City, Etihad Stadium. Dengan modal tersebut, gelandang United, Ander Herrera mengaku optimis bahwa timnya akan kembali meraih hasil positif di laga nanti.

Hasil positif di pertandingan Derby Manchester nanti memang seakan menjadi pembuktian bagi tim besutan pelatih Jose Mourinho itu bahwa mereka telah bangkit dari keterpurukan yang sempat mereka rasakan di awal musim ini.

Awal musim ini memang tidak berjalan dengan baik bagi tim berjuluk The Red Devils tersebut. Performa inkonsisten tersebut membuat mereka tercecer hingga di peringkat ketujuh Premier League sejauh ini dengan koleksi 20 angka.

Jika United masih kesulitan untuk bisa tampil konsisten, maka hal sebaliknya justru dirasakan oleh Manchester City. Tim besutan pelatih Pep Guardiola itu sampai saat ini belum sekalipun menelan kekalahan di ajang Premier League. Hal itu membuat mereka berdiri kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 29 poin.

“Kami adalah Manchester United. Kami harus mengakui bahwa sebelumnya kami memang menjalani momen yang berat dan cukup buruk. Untuk itu, kami semua masih harus terus meningkatkan performa di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” ucap Herrera.

“Hasil bagus yang kami raih di kandang Juventus memberikan kami semangat dan energi yang sangat baik untuk menghadapi City. Jika kami dapat mengatakan menjalani musim yang baik di akhir musim nanti, maka itu adalah Manchester United yang sebenarnya,” tutup gelandang asal Spanyol tersebut.

MU Jinakkan Juventus di Allianz Stadium

Juventus harus menelan kekalahan pertama mereka di ajang Liga Champions musim ini setelah dini hari tadi di bungkam oleh Manchester United di depan pendukung mereka sendiri di Allianz Stadium.

Tuan rumah tampil menekan sejak pertandingan dimulai dengan menghadirkan ancaman ke gawang United melalui pemain depan mereka seperti Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala.

Ronaldo berpeluang mendapatkan gol pertamnya di Liga Champions musim ini dengan menjebol gawang mantan klubnya di menit ke-16. Akan tetapi, usah pemain asal Portugal tersebut masih gagal usai tembakan kerasnya hanya menyamping dari gawang David De Gea.

Setelah itu Juventus kembali mendapatkan peluang emas melalui tembakan Juan Cuadrado yang berubah arah setelah mengenai Nemanja Matic. Beruntung bagi United memiliki De Gea di bawah mistar yang dengan sigap menepis bola liar tersebut. Setelah itu, giliran Sami Khedira yang mendapatkan kans mencetak gol usai tembakan dirinya menyambut umpan silang Ronaldo menghantam tiang gawang United. Hingga 45 menit berakhir, kedua tim gagal mencetak gol dan menutup babak pertama dengan skor 0-0.

Memasuki awal babak kedua, Juventus kembali mendapatkan kans mencetak gol melalui aksi Dybala. Namun tembakan pemain asal Argentina itu hanya menerpa mistar gawang United.

Setelah melewatkan beberapa peluang emas, Ronaldo akhirnya berhasil memecah kebuntuan dan memberikan keunggulan bagi Juventus melalui golnya di menit ke-65. Umpan panjang Bonucci langsung dieksekusi Ronaldo dengan tembakan kaki keras ke gawang United.

Usai gol tersebut Juventus memiliki dua peluang emas menambah keunggulan melalui aksi Miralem Pjanic dan Cuadrado. Akan tetapi, kedua peluang tersebut terbuang percuma dan hal itu benar-benar dimanfaatkan oleh United. Tim tamu sukses menyamakan skor di menit ke-86 melalui eksekusi tendangan bebas Juan Mata.

Situasi bola mati benar-benar menjadi bencana bagi Juventus. Pasalnya, selang tiga menit dari gol Mata, United sukses berbalik unggul setelah tendangan bebas Ashley Young gagal diantisipasi dengan baik oleh pemain belakang Juventus yang berakhir dengan gol bunuh diri dari Alex Sandro. Skor 1-2 ini bertahan hingga 90 menit pertandingan berakhir.

Buffon Akan Mengambil Peran Penting Dalam Laga Kontra Napoli

Manajer Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel memastikan posisi kiper utama timnya kala bertamu ke markas Napoli dini hari nanti WIB akan diisi oleh Gianluigi Buffon. Ia menyebut kehadiran Buffon di pertandingan matchday keempat Liga Champions itu akan sangat krusial bagi timnya.

Sejauh ini Buffon memang masih belum mencatatkan satupun pertandingan bersama dengan PSG di ajang Liga Champions musim ini. Hal itu karena ia harus menjalani larangan tiga pertandingan di ajang tersebut setelah melayangkan protes berlebihan kepada Michael Oliver musim lalu. Protes Buffon itu menyusul keputusan penalti yang diberikan sang pengadil bagi Real Madrid kala klub asal Spanyol itu bertemu mantan klub Buffon, Juventus musim lalu di Santiago Bernabeu.

Melihat pengalaman panjang Buffon berkarir di ajang Serie A, Tuchel berharap Buffon akan membantu timnya untuk meraih kemenangan di San Paolo. Keyakinan Tuchel semakin besar mengingat selama memperkuat Juventus, Buffon sudah cukup sering membawa timnya menaklukkan Napoli di kandang keramat tersebut.

“Gigi dan Thiago akan mengambil peran penting. Gigi sudah sangat mengenal kondisi di stadion tersebut. Ia akan memainkan peran yang sangat besar ketika berada di ruang ganti nantinya,” ucap Tuchel.

“Kami juga sangat percaya dengan kemampuan dari Areola. Namun Gigi baru saja menyelesaikan sanksi bermain yang ia terima dan ia sangat layak untuk mendapatkan kesempatan bermain di pertandingan ini. Selain itu, ia juga sangat mengenal tim-tim di Italia dimana hal tersebut akan membantu kami nantinya. Saya sangat senang karena memiliki dua kiper di skuat yang saling menghormati satu sama lain,” lanjutnya.

PSG sendiri membawa modal penting jelang pertandingan ini. Selain sudah bisa diperkuat oleh Buffon, Les Parisien juga baru saja memetik poin penuh kala menghadapi Lille di ajang Ligue 1. Hasil itu semakin memantapkan posisi PSG di puncak klasemen sementara Liga Prancis.

Mourinho Akui Permainan MU Sangat Buruk di Babak Pertama

Manchester United harus menunggu sampai menit-menit akhir pertandingan sebelum bisa memastikan kemenangan atas Bournemouth di lanjutan pertandingan Premier League Sabtu malam WIB.

Pelatih United, Jose Mourinho bahkan mengaku bahwa timnya benar-benar tampil sangat buruk di sepanjang babak pertama di pertandingan tersebut dan ia meminta para pemainnya untuk memperbaiki hal tersebut di babak kedua.

Tuan rumah tampil sangat dominan di babak pertama dan berhasil unggul lebih dulu melalui gol yang dilesakkan oleh Callum Wilson. Namun Setan merah sukses menyamakan kedudukan melalui gol Anthony Martial. Skor 1-1 ini bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua performa United terlihat sangat meningkat drastis. Hal itu dapat dilihat dari catatan tembakan ke gawang yang di babak pertama hanya berjumlah 1 menjadi tujuh di babak kedua. Usaha United akhirnya berbuah hasil melalui gol yang dicetak oleh Marcus Rashford di waktu injury time.

“Mengenai lini belakang, sangat buruk. Itu benar-benar buruk. Saat saya menyoroti pertahanan, maka saya bukan hanya membahas mengenai semua pemain belakang. Namun itu sebagai sebuah tim,” ujar Mourinho.

“Skor 1-1 di babak pertama membuat saya merasa sebagai manajer paling beruntung di Premier League karena dengan permainan seperti itu, kami bisa saja menutup babak pertama dengan skor 5-2 atau 6-2. Kami sangat beruntung itu tidak terjadi ketika kami tampil sangat buruk,” tambahnya.

“Kami tidak melakukan pressing ketat kepada lawan seperti apa yang kami perlihatkan di sesi latihan sepanjang pekan lalu. Hal itu sama sekali tidak terlihat. Saya kira orang-orang tidak akan percaya bahwa kami telah berlatih dengan sangat keras karena melihat performa kami seperti itu,” ucap mantan pelatih Chelsea tersebut.

“Babak pertama benar-benar merupakan sebuah bencana untuk kami namun kami berhasil memperbaikinya di babak kedua. Kami menghasilkan banyak peluang dan terus tampil menekan di babak kedua. Pergerakan kami jelas dan saya kira kami tidak seharusnya dipaksa untuk menunggu hingga penghujung laga untuk mendapatkan gol kemenangan,” tutupnya.

Martinez Ragu Chelsea Akan Jual Hazard

Pelatih tim nasional Belgia, Roberto Martinez mengakui bahwa dirinya merasa ragu bahwa Chelsea akan melepas pemain bintang mereka yakni Eden Hazard ke Real Madrid. Hal itu karena Martinez merasa bahwa Hazard memegang peran besar dalam ambisi Chelsea untuk bisa memenangi banyak trofi bergengsi di musim ini maupun di musim-musim berikutnya.

Sejak bergabung bersama dengan Chelsea dari klub Ligue 1, Lille, Hazard memang langsung menjelma menjadi salah satu penggawa utama The Blues. Peran vital Hazard kembali terlihat nyata musim ini dengan torehan delapan gol serta tiga assist bagi The Blues di 10 pertandingan di semua kompetisi.

Dalam ajang Premier League, performa Hazard sangat impresif dengan mendulang tujuh gol dari delapan pertandingan yang ia lakoni. Jumlah tersebut membuat dirinya menjadi top skor sementara Premier League untuk musim ini.

Performa apik yang dicatatkan oleh Chelsea dalam delapan pertandingan awal Premier League musim ini tak lepas dari kontribusi besar dari pemain berusia 27 tahun itu. Sejauh ini Chelsea masih bersaing di papan atas klasemen sementara Premier League dengan raihan enam kemenangan dan dua hasil imbang. Melihat kontribusi besar Hazard tersebut, Martinez tidak yakin Bahwa Chelsea nantinya akan bersedia kehilangan pemain penting mereka tersebut meskipun adanya tawaran besar yang akan ditujukan kepada mereka.

Seperti diketahui, saat ini berhembus kabar yang menyebutkan bahwa Madrid telah menyiapkan dana sebesar 200 juta Euro untuk bisa memboyong Hazard ke Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas tahun depan. Meski ditawari dengan dana melimpah, namun Martinez yakin bahwa Chelsea tidak akan goyah dengan tawaran tersebut dan akan tetap memutuskan mempertahankan Hazard di Stamford Bridge.

“Hazard bisa diandalkan di tim manapun. Chelsea tentu mengincar banyak gelar juara dan saya kira cara terbaik untuk bisa melakukan hal tersebut adalah dengan terus memiliki semua pemain terbaik mereka dan Hazard menjadi salah satu dari pemain tersebut. Jadi saya kira Chelsea tidak akan menjual Hazard ke klub lain dan hal tersebut sangat mungkin untuk bisa kita lihat dalam waktu dekat,” ujar Martinez.