Pogba Kreasikan Kemenangan Ketiga Beruntun MU

Manchester United kembali mencatatkan hasil impresif selepas pemecatan Jose Mourinho.Setelah di dua laga sebelumnya sukses menekuk Cardiff dan Huddersfield, Minggu malam WIB giliran Bournemouth yang menjadi korban selanjutnya di Old Trafford dengan skorĀ  meyakinkan 4-1.

Tuan rumah langsung unggul cepat ketika di menit ke-5 Paul Pogba berhasil menjebol gawang Bournemouth memanfaatkan aksi individu ciamik dari Marcus Rashford di sektor kiri pertahanan tim tamu.

Mantan pemain Juventus itu lantas memperlebar keunggulan timnya di menit ke-33 setelah berhasil menyambut umpan silang Ander Herrera dengan tandukan akuratnya.

Setan Merah yang terus dominan di sepanjang babak pertama kembali mencetak gol ketiga mereka di menit ke-45. Kali ini giliran Rashford yang sukses menuntaskan umpan cantik Anthony Martial di kotak penalti Bournemouth.

Setelah unggul tiga gol, United terlihat kehilangan konsentrasi mereka dan hal itu berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Bournemouth dengan mencetak gol di menit tambahan babak pertama melalui tandukan bek mereka, Nathan Ake. Skor 3-1 untuk keunggulan United ini bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, United tetap menampilkan sepakbola menyerang dan hasilnya pemain pengganti United, Romelu Lukaku sukses mencetak gol keempat timnya setelah masuk ke lapangan untuk menggantikan Rashford kurang dari satu menit. Gol ini berawal dari assist yang dilepaskan oleh Pogba.

United harus kehilangan salah satu pemainnya di menit ke-79 setelah bek Eric Bailly di ganjar kartu merah usai melakukan palanggaran terhadap Ryan Fraser. Merespon kartu merah Bailly, manajer Ole Gunnar Solskjaer memutuskan untuk menarik keluar Martial dengan memasukkan Phil Jones untuk mengisi kekosongan lini belakang timnya.

Setelah unggul jumlah pemain, Bournemouth terus berupaya untuk mencari gol tambahan di sisa waktu yang ada. Namun, hingga 90 menit waktu normal dan tambahan waktu empat menit yang diberikan oleh wasit, tak ada lagi gol tambahan dan pertandingan berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan tim tuan rumah.

Sarri Ingin Pertahankan Fabregas di Chelsea

Maurizio Sarri selaku manajer Chelsea menyampaikan harapannya agar gelandang Cesc Fabregas tetap bertahan di Stamford Bridge.

Musim ini menit bermain Fabregas memang sangat terbatas bersama dengan The Blues. Tercatat pemain asal Spanyol itu baru tampil dalam lima pertandingan musim ini di ajang Premier League. Fabregas harus rela hanya berstatus sebagai pelapis dari Jorginho yang dipilih Sarri sebagai penggawa utama di lini tengah timnya.

Beberapa pemain senior Chelsea saat ini hanya menyisakan kontrak hingga akhir musim nanti. Pemain-pemain tersebut yakni Fabregas, Gary Cahill, hingga David Luiz. Meski demikian, Sarri mengaku bahwa dirinya tetap menghormati aturan dari klub yang hanya akan memberikan tambahan kontrak selama satu tahun bagi pemain yang telah berusia 30 tahun ke atas.

Melihat situasi yang dialami oleh Fabregas saat ini, mantan gelandang Arsenal itu diyakini ingin segera angkat kaki dari Chelsea, namun Sarri mengungkapkan harapan dirinya agar Fabregas memutuskan untuk tetap bertahan di Chelsea.

“Skuat kami saat ini hanya menyisakan Jorginho dan Fabregas di posisi gelandang tengah. Jadi saya kira kami akan mendapatkan masalah jika kami harus kehilangan Fabregas di paruh kedua nanti. Saya berharap ia akan terus bertahan meski saat ini saya tidak mengetahui mengenai keputusan apa yang aia dibuat oleh pihak klub dan Cesc,” ucap Sarri.

“Bagi saya ia pemain yang penting dan jika Cesc pergi maka saya kira kami akan butuh untuk mendapatkan pemain baru dan itu tidak akan mudah di lakukan di bulan Januari karena Cesc merupakan pemain yang bagus secara teknis dan ia sangat penting bagi kami. Saya kira akan sangat sulit menemukan pemain dengan karakter seperti dirinya,” tambah mantan pelatih Napoli tersebut.

Saat dikonfirmasi mengenai situasi pemain-pemain senior di Chelsea, Sarri mengaku bahwa itu merupakan aturan yang telah diterapkan oleh klub dan ia harus menghormati akan hal tersebut.

“Seperti yang telah diketahui, yang menjadi masalah adalah perihal durasi kontrak baru untuk pemain senior yang telah berusia lebih dari 30 tahun. Pihak klub hanya ingin menawarkan perpanjangan kontrak baru selama satu tahun untuk pemain-pemain dalam situasi tersebut,” tutup pelatih asal Italia itu.

Solskjaer Sanjung Penyelamatan De Gea Saat Lawan Huddersfield

Ole Gunnar Solskjaer selaku manajer sementara Manchester United mengaku dirinya sangat kagum dengan aksi penyelamatan yang dilakukan oleh kiper The Red Devils, David De Gea saat timnya menjamu Huddersfield Town di Old Trafford dalam laga Boxing Day. Ia menilai De Gea tampil sangat impresif dan mengaku penyelamatan yang dilakukan oleh De Gea merupakan salah satu penyelamatan terbaik yang pernah ia lihat.

Penyelamatan yang dimaksud oleh Solskjaer adalah ketika De Gea menepis tembakan dari Laurent Depoitre melalui situasi sepak pojok. Bola yang diarahkan ke kanan atas gawang United itu secara luar biasa mampu ditepis oleh De Gea. Melihat aksi De Gea tersebut, Solskjaer mengaku ini baru pertama kali melihat langsung penyelamatan sehebat itu dan ia juga mengaku bahwa penyelamatan itu sangat krusial bagi kemenangan 3-1 yang diraih oleh timnya di pertandingin ini.

Hal itu memang benar adanya. Pasalnya, saat De Gea melakukan penyelamatan tersebut skor saat itu masih 1-0 untuk keunggulan Setan Merah. Jadi, andai De Gea gagal menjaga gawangnya dari kebobolan saat peluang itu maka skor akan berubah menjadi 1-1 dan mungkin United akan kesulitan untuk kembali membongkar lini pertahanan yang akan diterapkan oleh para pemain Huddersfield.

“De Gea melakukan penyelamatan yang sangat penting bagi kami. Semua tim yang ada di ajang Premier League selalu memiliki kesempatan untuk mencetak gol karena semua tim disini memiliki kualitas yang baik,” buka Solskjaer.

“Penyelamatan De Gea mungkin menjadi salah satu yang terbaik dari yang pernah saya lihat secara langsung dan mungkin itu yang terbaik bagi saya,” tutupnya.

Kemenangan 3-1 yang diraih oleh United saat melawan Huddersfield ini merupakan kemenangan kedua yang berhasil dipersembahkan oleh Solskjaer dari dua pertandingan pertama dirinya. Sebelumnya pelatih asal Norwegia itu juga sukses memberikan tiga poin penuh untuk United kala mereka membungkam tuan rumah Cardiff City akhir pekan lalu dengan skor meyakinkan 5-1.

Arsenal dan Everton Berebut Talenta Muda West Ham

Pemain muda milik West Ham United, Reece Oxford kabarnya menjadi rebutan dari Arsenal dan Everton di bursa transfer pemain Januari ini.

Masa depan Oxford bersama The Hammers saat ini memang tidak jelas karena ia masih kesulitan untuk menembus skuat utama timnya meski ia dianggap sebagai salah satu pemain muda yang cukup berpotensi saat ini.

Meski saat ini dirinya memiliki kontrak hingga tahun 2021 bersama dengan West Ham, namun karena dirinya belum mendapatkan kesempatan untuk bermain di skuat utama di ajang Premier League membuat masa depan dirinya dipertanyakan bersama dengan tim asal London tersebut.

Selain Arsenal dan Everton, sejumlah klub besar Eropa kabarnya juga sangat tertarik dengan talenta yang dimiliki oleh Oxford. Klub-klub tersebut yakni Manchester United, Manchester City, hingga Borussia Dortmund.

Meski banyak klub yang tertarik untuk mendapatkan Oxford, namun saat ini Arsenal terlihat menjadi klub yang berada di posisi terdepan untuk mendapatkannya. Hal itu tak lepas dari keinginan manajer Unai Emery untuk semakin memperkuat lini pertahanan timnya menyusul badai cedera yang saat ini tengah mereka hadapi. Kehadiran pemain berusia 20 tahun itu diyakini bisa menjadi solusi bagi The Gunners mengingat Oxford selain piawai tampil sebagai gelandang, ia juga bisa bermain di posisi lini belakang.

Musim lalu Oxford menjalani masa peminjaman bersama dengan klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach. Performa Oxford bersama dengan klub asal Jerman itu cukup gemilang sehingga membuat klub-klub besar Eropa mulai melirik bakat yang ia miliki saat ini.

Solskjaer Catatkan Debut Gemilang Bersama MU

Ole Gunnar Solskjaer menandai pertandingan pertamanya sebagai manajer Manchester United dengan meraih kemenangan besar 5-1 di kandang Cardiff City dalam lanjutan pertandingan Premier League, Minggu dini hari WIB.

The Red Devils langsung unggul di awal pertandingan setelah situasi tendangan bebas berhasil dimaksimalkan dengan baik oleh Marcus Rashford untuk mengoyak jala gawang Neil Etheridge di menit ke-3.

Keunggulan United bertambah di menit ke-29 setelah tembakan Ander Herrera dari luar kotak penalti sempat membentur pemain belakang Cardiff sebelum meluncur masuk ke gawang Etheridge.

Tuan rumah memperkecil skor melalui tendangan penalti Victor Camarasa di menit ke-38 setelah Rashford terlihat melakukan handball di kotak penalti timnya sendiri.

Selang tiga menit dari gol Cardiff, United kembali melebarkan skor menjadi 3-1. Kali ini giliran Anthony Martial yang mencatatkan namanya di papan skor. Pemain asal Prancis itu sukses menuntaskan kerja sama apik yang dilakukan oleh Paul Pogba dan Jesse Lingard sebelumnya.

Setelah mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 3-1, Setan Merah kembali memperlebar jarak di menit ke-57 setelah Lingard menuntaskan hadiah penalti yang didapatkan oleh timnya.

Lingard kembali mencatatkan namanya di papan skor di masa injury time untuk menutup pesta gol timnya sekaligus mengakhiri laga dengan kemenangan telak United dengan skor 5-1.

Tambahan tiga angka ini belum mampu mengangkat posisi United di peringkat enam klasemen sementara. Namun mereka berhasil memperkecil jarak hanya menjadi delapan poin dari peringkat keempat atau batas jatah lolos ke ajang Liga Champions. Sementara bagi Cardiff, hasil ini membuat mereka menghuni posisi ke-17 klasemen dan hanya unggul dua poin dari zona degradasi.

FA Denda Dua Tim London Utara

Kericuhan antar pemain yang terjadi dalam laga Derbi London Utara yang mempertemukan Arsenal dan Tottenham Hotspur di Premier League akhirnya berbuntut panjang. Federasi Sepakbola Inggris (FA) memutuskan untuk memberikan denda sebesar 45 ribu Pounds kepada Arsenal dan 50 ribu Pounds kepada Spurs akibat kericuhan tersebut.

Denda tersebut diberikan oleh FA kepada kedua tim itu karena mereka dinilai gagal untuk menjaga emosi setiap pemain mereka dalam pertandingan yang berlangsung di Emirates Stadium tersebut.

Usai Eric Dier menjebol gawang Arsenal untuk menyamakan skor 1-1, kericuhan memang sempat pecah antar pemain sampai membuat manajer Spurs, Mauricio Pochettino berlari ke dalam lapangan untuk menenangkan emosi pemainnya.

Denda yang diberikan oleh FA kepada Spurs lebih besar dibandingkan yang diterima oleh The Gunners karena Spurs pernah terlibat hal serupa sebelumnya.

Sanksi denda ini diberikan oleh FA kepada kedua tim tepat sehari setelah Spurs sukses menyingkirkan Arsenal di ajang Piala Liga Inggris di Emirates Stadium dengan skor 0-2.

Dalam laga perempat final Piala Liga Inggris itu juga terjadi insiden pelemparan kepada Dele Alli yang mencetak salah satu gol kemenangan Spurs oleh fans Arsenal. Mengetahui hal tersebut, tuan rumah Arsenal segera bertindak cepat dengan langsung mengecek seluruh rekaman CCTV stadion dengan dibantu oleh pihak kepolisian guna memburu pelaku pelemparan botol minuman kepada Alli tersebut.

Al-Ain Kandaskan River Plate di Ajang Piala Dunia Antar Klub 2018

Tuan rumah ajang Piala Dunia Antar Klub tahun ini yang berasal dari Uni Emirates Arab yakni Al Ain mampu memberi kejutan di babak semifinal dengan menumbangkan wakil dari Amerika Selatan yakni River Plate. Al Ain berhasil mengamankan satu tempat di partai final setelah mengalahkan River Plate lewat drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 dalam waktu normal dan perpanjangan waktu.

Dalam laga yang berlangsung di Hazza Bin Zayed Stadium, kedua tim langsung bermain cepat sejak menit pertama pertandingan. Tiga menit pertandingan berjalan, tuan rumah sudah langsung memimpin lewat gol yang disarangkan oleh Marcus Berg. Keunggual Al Ain tidak berlangsung lama karena selang delapan menit dari gol tersebut, juara Copa Libertadores tahun ini, River Plate sukses menyamakan skor lewat Rafael Borre.

Usai gol pertamanya, Borre hanya butuh waktu lima menit untuk kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa timnya berbalik unggul dengan skor 1-2 dari Al Ain. Gol ini berawal dari umpan matang yang dilepaskan oleh Gonzalo Martinez kepada Borre. Meski kedua tim terus tampil menyerang, namun hingga turun minum skor 1-2 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Al Ain sukses menyamakan skor melalui gol dari Caio di menit ke-51. Setelah skor imbang 2-2, River Plate memiliki peluang besar untuk kembali memimpin setelah mendapatkan hadiah penalti di menit ke-69. Namun, kans tersebut gagal dimaksimalkan dengan baik oleh Martinez.

Skor 2-2 ini menutup jalannya pertandingan selama 90 menit. Memasuki babak tambahan, kedua tim tetap tampil menyerang namun hingga 2-x15 menit waktu tambahan tak ada satupun gol tercipta. Oleh karena itu, babak adu penalti terpaksa dilaksanakan untuk menentukan pemenang.

Di babak tos-tosan ini, kedua tim kembali tampil imbang sampai dengan penendang keempat masing-masing tim dimana tak ada satupun penendang yang gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Bencana baru menghampiri kubu River Plate saat penendang terakhir mereka, Enzo Perez gagal menjebol gawang dari Khalid Essa.

Penendang kelima Al Ain tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengunci kemenangan timnya lewat skor 5-4 di babak adu penalti setelah tendangannya melaju mulus ke gawang River Plate. Di laga puncak Al Ain akan menunggu pemenang dari pertandingan antara Real Madrid melawan Kashima Antlers.

Navas Kecewa Tersingkir Dari Posisi Kiper Utama Madrid

Kiper Real Madrid, Keylor Navas mengakui bahwa dirinya merasa kecewa dengan kondisi dirinya di Real Madrid saat ini. Hal itu karena ia merasa bahwa saat ini dirinya semakin terpinggirkan dari skuat utama Madrid meski di musim-musim sebelumnya ia telah tampil impresif bersama dengan Los Blancos.

Kedatangan Thibaut Courtois ke Santiago Bernabeu musim panas lalu memang telah menghadirkan persaingan yang ketat bagi Navas untuk bisa mengamankan posisi utama penjaga gawang Madrid. Keduanya sempat saling bergantian mengawal gawang Madrid di awal musim. Akan tetapi, kondisi tersebut langsung berubah drastis bagi Navas saat Santiago Solari dipercaya sebagai pelatih Madrid menggantikan posisi Julen Lopetegui.

Solari terlihat lebih memilih memainkan Courtois di setiap pertandingan timnya. Keputusan itu otomatis memaksa Navas untuk lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan Real Madrid. Pertandingan terakhir yang dicatatkan oleh Navas sebagai starter yakni kala Madrid sukses membantai Melilla di ajang Copa del Rey pada tanggal 1 November 2018 lalu.

Situasi ini tentu sangat membuat Navas merasa frustasi saat ini. Ia merasa bahwa bakat yang ia miliki disia-siakan oleh Madrid meski sebelumnya ia telah membuktikan kualitasnya dengan mempersembahkan berbagai gelar bergengsi bagi Los Blancos. Sejak bergabung bersama dengan Madrid di tahun 2014 lalu, Navas memang berhasil membuktikan kualitas dirinya dengan tampil konsisten di bawah mistar gawang Madrid. Ia menjadi salah satu pemain yang ikut berperan besar dalam kesuksesan Madrid meraih tiga gelar juara Liga Champions dalam tiga musim terakhir secara beruntun. Hal inilah yang membuat Navas merasa sangat kecewa untuk saat ini.

“Dengan kesuksesan memenangkan tiga gelar Liga Champions sebelumnya sulit bagi saya menerima keputusan untuk tidak bermain saat ini,” ungkap Navas.

Klopp : Kami Siap Hadapi Tim Manapun di Babak 16 Besar

Liverpool sukses mengamankan satu tiket ke babak 16 besar Liga Champions musim ini dengan menghuni posisi kedua klasemen di fase grup. Usai kepastian kelolosan timnya, manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengaku dirinya tidak mempedulikan mengenai tim mana yang akan menjadi lawan mereka di babak knock-out nanti.

Klopp mengaku dirinya hanya berharap agar seluruh penggawa timnya dalam keadaan bugar agar bisa terus tampil impresif. Pelatih asal Jerman itu menilai tim manapun yang akan menjadi lawan mereka di babak 16 nanti adalah tim-tim yang hebat.

“Saya sekali tidak peduli dengan tim yang berstatus sebagai favorit karena masih ada banyak tim yang berkompetisi di ajang ini. Musim ini masih sangat panjang dan kami masih akan bermain sekitar 30 pertandingan lagi. Semoga semua pemain kami selalu bugar sehingga kami bisa memainkan formasi terbaik kami untuk setiap laga,” ujar Klopp.

“Hal yang saya tahu adalah bahwa fans kami berharap kami dapat membalaskan dendam kepada PSG. Namun pertemuan kami dengan mereka tidak mungkin terjadi di babak 16 besar. Itu hal yang saya ketahui. Kami akan menunggu hasil dari undian dan siapapun lawan kami, tim itu pastilah adalah tim yang hebat,” tambah Klopp.

Undian untuk babak 16 besar Liga Champions musim ini akan dilakukan awal pekan depan. Pengundian akan dilakukan di markas besar dari UEFA yang ada di Nyon, Swiss.

Rekor Vinicius Ternoda Di Liga Champions Akibat Kekalahan Real Madrid

Rekor Vinicius Ternoda Di Liga Champions Akibat Kekalahan Real Madrid

Vinicius Sebagai pemain muda dari Real Madrid,membuat rekor yang baik saat menghadapi CSKA Moskow di Santiago Bernabeu,Kamis,13 Desember 2018 dini hari WIB.

Dimana pemain muda dari Brazil ini sudah mengikuti dua legenda dari Real Madrid, Iker Casillas dan Raul Gonzales.Vinicius Bermain saat melawan CSKA saat menit pertama pertandingan di bunyikan ,dimana dalam matchday keenam Liga Champions,dini hari tadi.

Dimana pemuda yang berasal dari Brazil ini bermain selama 90 menit walaupun tidak berhasil membawa timnya memenangkan pertandingan tersebut.

Vinicius merupakan pemain yang masih berusia 18 tahun ini sudah diturunkan menjadi starter dan dirinya membuat catatan yang sejajar dengan Casilas dan Raul Gonzales.

Dimana Raul sudah dipercaya tampil sebagai starter pada usia ke 18 tahun dan sedangkan Casillas juga ditampilkan dengan usia yang sama yaitu 18 tahun.

Vinicius juga dipercaya sebagai pemain tim utama dari Real Madrid ,sejak kedatangan dari Santiago Solari.Hingga sampai saat ini dirinya bermain sudah delapan laga dan berhasil mencetak dua gol dan memberikan empat umpan assist.

Namun usaha dari Vinicius tidaklah sempurna dan membuahkan hasil bagi timnya,karena Real Madrid harus mengakui kekalahan 0-3 dari CSKA Moskow dari gol Fyodor Chalov , Georgi Shchennikov dan Arnor Sirgurosson.

Namun bila mendapatkan kekalahan ,Real Madrid tetap lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2018-2019.Dan Real Madrid tetap kokoh di puncak klasemen dengan mengoleksi 12 poin dan diposisi kedua disusul oleh AS Roma.