Valverde Belum Coret Madrid Dari Perburuan Juara

Valverde Belum Coret Madrid Dari Perburuan Juara

Kemenangan telak yang diraih oleh Barcelona dalam laga El Clasico dengan skor 5-1 tadi malam membuat posisi Real Madrid semakin terpuruk di ajang La Liga. Meski demikian, pelatih Blaugrana, Ernesto Valverde tetap menganggap bahwa Madrid akan menjadi salah satu pesaing mereka dalam perebutan gelar juara La Liga musim ini.

Kemenangan telak ini mengantarkan Barcelona ke puncak klasemen sementara La Liga dengan koleksi 21 poin. Sementara Madrid terjerembab ke posisi sembulan klasemen dengan koleksi 14 poin. Valverde menilai bahwa selisih tujuh angka bukanlah jarak yang jauh dan saat ini pertandingan beru berjalan hingga pekan ke-10. Jadi ia merasa akan terlalu dini jika mencoret Madrid dalam daftar persaingan di periode saat ini.

Musim lalu Madrid juga menjalani start yang buruk di awal kompetisi. Pengalaman tersebut dinilai Valverde akan membuat Madrid belajar dan tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Melihat apa yang dimiliki oleh Madrid, ia sangat yakin bahwa Los Merengues masih bisa kembali bangkit dan menjadi salah satu pesaing gelar juara untuk musim ini.

“Madrid tentu masih merupakan salah satu pesaing gelar juara karena hingga saat ini kami baru menjalani 10 pertandingan. Saya kira mereka tidak akan kembali mengulangi kesalahan yang sama seperti pada musim lalu,” ujar Valverde.

“Setiap pekan akan ada tiga pertandingan yang dimainkan dan dimana ada waktu semua hal berjalan dengan sangat baik seperti apa yang kami alami untuk saat ini. Akan tetapi, akan selalu ada juga waktu yang membuat kita gagal memenangkan pertandingn entah dengan faktor apapun. Pekan dimana tidak adanya kemenangan selalu menjadi bencana untuk semua tim. Jadi akan selalu ada dua jenis pekan yang akan dilalui setiap musimnya dan kami harus tetap tenang dalam menghadapi situasi apapun,” tutup mantan pelatih Athletic Bilbao tersebut.

Enrique Beber Syarat Pemain Yang Ingin Jadi Starter di Timnas Sepak Bola Spanyol

Luis Enrique

Arenaliga.info –  Luis Enrique yang mewanti-wanti para pemain dari Timnas Spanyol mengenai kesempatan dalam bermain. Dia juga menyatakan bahwa hanya para pemain yang dapat ambil keuntungan dari kesempatan tersebut yang akan diberikan untuk mendapatkan menit bermain.

Enrique juga akan kembali memilih para pemain Timnas Spanyol untuk ikut laga dalam melawan Wales dalam uji coba internasional. Hal tersebut menjadi salah satu laga internasional yang ketiga bagi Enrique dalam Timnas Spanyol.

Bagi Enrique, hanya para pemain yang layak dapat main dengan Timnas Spanyol. Untuk itu, ia juga berharap bahwa para pemain akan memaksimalkan berbagai kesempatan baik pada saat latihan maupun bermain.

Enrique mengatakan bahwa siapa saja yang akan mengambil keuntungan dalam setiap kali kesempatan yang akan diberikan serta berlatih baik akan mendapatnya menit untuk ikut bermain. Ia juga belum banyak berlatih, namun hanya para pemain dengan level yang intensitas latihan cukup tinggi dapat main, seperti yang diinginkan. Sikap untuk melihat berbagai situasi sekeliling tersebut juga sangat penting.

Meskipun hanya sedang dalam laga uji coba, Enrique juga tidak ingin para pemainnya tersebut terlalu santai dalam menghadapi pertandingan nanti. Enrique juga mengatakan bahwa nilai dari sebuah pertandingan tersebut juga sangat besar.

Ia mengatakan bahwa memang tidak mengejar poin, namun mereka masih dalam proses dimana tidak ada pertandingan yang boleh untuk disia-siakan. Itulan pesannya untuk para pemain.

Enrique juga mengakui bahwa tidak terpengaruh dengan tidak adanya Gareth Bale dalam pertandingan Wales. Ia juga mengatakan bahwa akan serius dalam menghadapi para tim asuhan dari Ryan Giggs tersebut. Ia akan mengubah berbagai strategi untuk menghadapinya.

 

Berita Terkini, Karir Benzema Dengan Timnas Perancis Diklaim Kandas

Kepergiaan Cristiano Ronaldo Ke Juventus, Buat Karim Benzema Jadi Penyerang Utama Real Madrid Musim Ini.

Arenaliga.info  –   Berita terkini, Presiden FFF Noel Le Graet mengungkapkan tidak akan pernah untuk di panggil ke skuat timnas Prancis lagi.  Pada 2006 sendiri Karim Benzema menjadi bagian skuat, Prancis dimana tahun tersebut merupakan tahun debutnya.  81 caps dan 27  gol  bersama Prancis menjadi buktinya nyata jika sang  merupakan andalan di lini depan ayam jatan. Ia juga berhasil bermain di dua ajang Piala Dunia  pada 2010 dan 2014 bersama Les Blues.

Akan tetapi sejak tahun 2015, ia tidak lagi mampu memperkuat negaranya dalam piala dunia. Hal ini tak lepas dari mencuatnya skandal video mesum Mathieu Valbuena.

Telah Habis

Pemain yang sudah memasuki usia 30 tahun ini sendiri menjadi pemain yang mulai menampilkan performa yang begitu positive untuk Real Madrid. Sayangnya orang nomor satu di federasi sepak bola timnas Prancis itu menyebutkan jika karier Benzema sudah tamat bersama Prancis. Pelatih timnas Prancis saat ini Didier Deschamps mungkin sudah tidak memiliki niatan untuk memanggil mantan penyerang Olimpic Lyon itu untuk kembali bermain untuk tim Ayam Jantan.

Lopetegui : Semua Pemain Madrid Harus Mencetak Gol, Tidak Hanya Benzema

Karim Benzema

Arenaliga.info –  Entrenador Real Madrid, Jullen Lopetegui mengaku yakin dengan striker utamanya Karim Benzema untuk mengisi lini depan klub. Benzema sendiri sedang di kritik habis-habisan usai dirinya gagal membalas kepercayaan Lopetegui yang memainkannya di semua pertandingan Madrid pada musim ini. Bayangkan saja ia sudah absen salam enam pertandingan tidak mencetak gol. Hal ini jelas merukan aib dimana Madrid merupakan klub yang memiliki lini serang yang begitu glamor.

”Untuk apa saya menurunkan dia (Benzema) jika saya tidak mempercayainya. Ia sempat mencetak gol di awal musim, lalu ia menurun saya pikir semua pemain pernah merasakan apa yang di rasakannya sebagai seorang striker. Setiap penyerang memiliki waktu dan zona yang tepat untuk mencetak gol mari kita mendukungnya ia hanya perlu membutuhkan waktu.”

”Kami bermain untuk tim, saya juga tidak meminta Karim harus mencetak 50 permusimnya. Itu hanyalah omong kosong belaka karena semua pemain kami bisa mencetak gol jadi saya tidak akan memberikan pandangan yang buruk terhadap  dirinya.”

”Semua pemain berhak bertanggung jawab karena mereka tidak bisa mencetak gol. Saya meminta semua pemain Madrid menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol. Jika mereka mendapatkan peluang dan memanfaatkan peluang tersebut dengan baik maka kami dapat segera membunuh jalannya pertandingan.”

”Pada pertandingan selanjutnya kami akan segera bermain melawan Alaves, dimana mereka merupakan lawan yang bagus. Kami harus segera bekerja keras di sesi latihan. Semua pemain harus bermain dengan sungguh-sungguh karena kami membutuhkan peluang sebanyak mungkin untuk bisa memenangkan pertandingan.”

Iago Aspas : Ada Ketertarikan Dari Duo Madrid

Iago Aspas

Arenaliga.info  –  Sebuah ungkapan di berikan oleh Iago Aspas yang merupakan penyerang andalan  dari Celta Vigo. Sang pemain mengatakan jika dirinya mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan Real Madrid dan Atletico Madrid. Namun ia sendiri langsung menolaknya dan bertahan bersama Celta Vigo.

Iago Aspas sendiri pada musim lalu berhasil menorehkan sejarah yang luar biasa dalam kariernya,ia mampu mengemas 22 gol dipentas La-liga. Dan berkat performa bagusnya tersebut ia menjadi perhatiaan dari banyak klub top eropa seperti duo Madrid.

Penampilan bagusnya juga membuat Timnas Spanyol yang kala itu masih di pimpin oleh Jullen Lopetegui (Sekarang Pelatih Real Madrid). Langsung memasukan namanya dalam daftar pemain yang bermain di ajang Piala Dunia 2018. Ia sendiri sempat bermain sebanyak tiga kali dan mencetak satu gol, namun sayangnya langkahnya untuk membantu tim Matador harus pupus di tangan Russia di babak 16 besar.

”Saya mengungkapkan hal itu, karena inilah sebuah kenyataan. Saya sendiri tidak pernah terlibat dengan transfer dan tak pernah menghubungi para peminat. Namun ada beberapa klub besar eropa yang ingin mendatangkan saya, mereka mencoba menghubungi saudara saya dan agen saya namun semua itu hanya sekedar pendekatan. Jika para klub yang mengingkan jasa saya mereka justru harus mencoba menyakinkan Celta untuk melepas saya. Dan mari kita duduk bersama apakah niatan mereka bisa membuat saya bergabung dengan mereka.”

Penyerang berusia 31 tahun ini sendiri mengatakan jika ia berharap bisa memperpanjang kontrak nya bersama Celta Vigo karena ia merasa nyaman dan bahagia disini.

Ramos Dan Ronaldo Pemimpin Real Madrid Kata Zidane

 

Cristiano Ronaldo Bersama Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane Merayakan Pesta Kemenangan Real Madrid Di Final Liga Champions 2017-2018.

 

Arenaliga.info  –  Mantan pelatih Real Madrid yang kini tengah menganggur Zinedine Zidane mengungkapkan jika ketika ia masih menangani Real Madrid ia memiliki pemain yang bisa menjadi pemimpin klub ketika mendapatkan tekanan. Kedua pemain tersebut di antaranya adalah Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos.

Seperti yang sudah kita ketahui jika Madrid harus rela di tinggal oleh pelatih tersukses mereka yakni Zinedine Zidane yang memutuskan mundur musim ini sebagai pelatih Real Madrid. Ia mundur sebagai pemenang usai menghantarkan Loss Blanccos menjuarai UEFA Champions Leangue untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Padahal ia hanya melatih Madrid selama tak kurang dari dua setengah musim yang lalu dan sekarang menjadi pelatih tersukses di eropa dengan rekor sebagai pemenang Liga Champions tiga kali beruntun. Tentu saja hal tersebut belum pernah di lakukan oleh pelatih mana pun yang pernah melatih sebagai pelatih bahkan Pep Guardiola maupun Jose Mourinho tidak pernah melakukannya.

Sebelum ia mundur tepatnya pada musim lalu, ia mengatakan jika dirinya memiliki dua pemain yang menjadi pemimpin di timnya yaitu Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo.

”Dia Sergio merupakan pemimpin di luar lapangan, di ruang ganti ia membuat suasan menjadi baik.”

”Cristiano Ronaldo adalah pemain di lapangan yang merupakan sosok yang tak tergantikan, dan ia menjadi magnet dari klub ini dan membuat semua pemain ingin menang tanpa ampun.”

Apa yang di katakan Zidane sendiri memang terbukti berkat kedua sosok tersebut Madrid berhasil meraih banyak kesuksesan bersama Zidane pastinya. Sayang Ronaldo yang merupakan pemimpin di lapangan sudah memutuskan meninggalkan klub musim ini demi bergabung dengan Juventus.

 

Ramos : Spanyol Tersingkir Ini Bukan Akhir Dari Segalanya.

Para pemain timnas Spanyol dikabarkan kecewa dan sedih usai di singkirkan oleh Tuan rumah Russia pada babak 16 besar Piala Dunia, Spanyol sendiri harus takluk lewat drama adu penalti.

Sebenarnya tim Matador mendominasi jalannya pertandingan, namun sial nya ketika harus bermain dengan adu pentli, Ramos dan kawan kawan benar benar tidak siap dalam hasil penentuan tersebut.

Menurut catatan saja Spanyol berhasil menguasai 74 % possesion ball sedangkan Russia hanya menguasai 26 persen jalan, ini membuktikan jika mereka sedang tidak memilii dewi fortuna yang memihak kepada mereka.

Fernando  Hirreiro sendiri malah menarik Costa dan menggantikanhya dengan Iago Aspas yang membuat  membuat Gerard Pique, Koke, Sergio Ramos dan Iago Aspas melakukan tendangan penalti.

Aspas adalah salah satu pemain yang menitikkan air mata meski setelah Igor Akinfeev menyelamatkan penalti  yang di eksekusi oleh Aspas kendati sempat terkena kakinya.

Tapi sebenarnya hukuman Spanyol yang buruk secara keseluruhan dan Andres Iniesta meninggalkan sepak bola internasional dengan cara yang mengecewakan.

David De Gea jelas tidak bisa mengatasi dengan pengambil tendangan penalti Rusia karena ia melewatkan beberapa upaya yang sebenarnya dapat diselamatkan.

Ramos, Aspas, dan Koke terlihat sangat terpukul dengan hasil itu dan membuat ketiganya menitikan air mata.

Dan setelah pertandingan Andres Iniesta  pahlawan kemenangan Piala Dunia 2010 Spanyol mengumumkan pengunduran dirinya dari sepakbola internasional.

Skuat lini belakang Rusia membuat hidup begitu sulit bagi para  pemain Spanyol, yang tidak bisa merangkai umpan umpan penting bersama di sepertiga akhir.

Ramos mengatakan setelah kekalahan

“Saya harap ini bukan akhir dari sebuah era. Saya harap kita memiliki tim yang bisa terus bermimpi.

“Akan ada pemain yang kembali dan yang lain yang pergi, tetapi mereka akan selalu memiliki kebanggaan ini.’’

“Saat ini, kami merasa lebih baik  dari pada sebelumnya saya pikir kami menebus diri kami di sini.’’

“Kehilangan cara ini merupakan pukulan yang sangat sulit untuk diambil, itulah mengapa aku meneteskan air mata. Aku menyakiti semua orang di Spanyol.”

Modric : Saya Akan Tukarkan Liga Champions Saya Dengan Piala Dunia

Ajang Piala Dunia sendiri merupakan turnamen yang di idampakn oleh suluruh pemain sepak bola, dan untuk mendapatkan trofi Piala Dunia sendiri bukan hal yang mudah bagi pesepak bola top eropa. Salah satunya gelandang milik Real Madrid yakni Luca Modric.

Modric sendiri yang baru saja membantu klubnya menjurai tiga kali bruntun di Liga Champions mengungkapkan jika dirnya memiliki kesempatan untuk menukarnya trofi yang di dapatkannya di Liga Champions bersama Real Madrid dengan Piala Dunia maka ia akan menukarnya.

Di Level klub sendiri sudah tidak terbanyangkan lagi peran Modric untuk klubnya Real Madrid, pada musim ini saja di ajang Liga Champions ia membantu klubnya mengalahkan klub klub top eropa hingga menjurai ajang tersebut mulai dari PSG, Juventus, Bayern Munchen hingga Liverpool di final.

Modric yang akan kembali membantu negaranya dalam ajang Piala Dunia yang akan di gelar Russia mengungkapkan jika perjalan yang di alami sepanjang kariernya ada di Real Madrid.

”Musim ini menjadi musim yang berat kami, karena kami berhasil mengalahkan para juara di liga mulai dari juara Ligue-1, Juara Serie A dan Juara Bundesliga terkecuali Liverpool.Dan kami berhasil mengalahkan semuanya jadi kami akan kembali mengukir sejarah.” jelas Modric

Tercatat semenjak bergabung bersama Loss Blanccos Modric sendiri sudah berhasil memenangkan empat trofi Liga Champions dari lima musim terakahir. Dengan nada bercanda ia mengungkapkan akan rela untuk menukar empat trofi Liga Champions dengan satu Juara yakni Juara Piala Dunia Russia jika memiliki kesempatan itu.

”Jika ada kesempatan untuk menukarnya saya akan menukar itu ( empat trofi Liga Champions bersama Madrid) dengan Juara Piala Dunia pada tahun ini. ” ucapnya.

Beberapa Calon Pengganti Zinedine Zidane Pada Musim Depan

Kepergiaan Zinadene Zidane langsung membuat banyak jaga sepak bola heboh, bagaimana tidak. Pelatih asal Prancis tersebut baru saja menghantarkan klubnya Real Madrid menjuarai ajang Liga Champions Eropa pada musim 2017-2018.

Berhasilnya memenangkan gelar juara pada musim ini bukan yang pertama kalinya, total mantan Entrenador Madrid tersebut membuat klub memenangkan gelar kuping besar sebanyak tiga kali buruntun dari total 2,5 tahun ia mengabdi di Santiago Bernabeu.

Real Madrid sendiri memastikan memenangkan gelar juara ke-13 (La Decimotercera), atau ke tiga kalinya secara beruntun semenjak menggantikan Rafael Banitez pada musim 2016 yang lalu.

Dengan perginya Zidane pada musim depan membuat para petinggi Madrid terlihat kebingungan mencarikan sosok sepadan untuk menggantikan sang pelatih legendaris tersebut. Melihat kesuksesan instan yang membuat klub ibu kota Spanyol tersebut menjadi salah satu raja eropa dalam kompetisi benua biru.

Nama nama seperti Antonio Conte, Maurochio Pochettino hingga Arsene Wenger masuk dalam kandidat untuk melatih Loss Blancos pada musim depan.

 

Antonio Conte

Conte sendiri masih menunggu nasibnya di Chelsea, mengingat ia tengah tergantung nasibnya di London. Apalagi dengan berbagai gosip yang santer di kabarkan jika Maurozio Sarri akan segera menggantikannya.  Conte sendiri dalam dua musim melatih Chelsea berhasil membawa memenangkan dua gelar juara di antaranya Liga Primer Inggris dan Piada FA.

 

Maurochio Pochettino 

Pelatih asal Argentina ini memengan tengah di sorot berkat dirinya yang tampil bagus bersama Totenham Hot Spurs apalagi, klub berlambang ayam jantan ini berhasil bersaing di zona empat besar Liga Primer Inggris dan sempat ikut berpartisipasi di ajang Liga Champions pada musim lalu, namun sayang langkah timnya hanya bertahan hingga 16 besar Liga Champions eropa usai di singkirkan oleh Juventus, Meskipun belum memberikan satu trofi pun untuk Spurs, Pochettino berhasil menciptakan banyak pemain muda berlabel bintang di skuatnya, sepeti Hary Keane, Dale Ali, Erick Dier hingga Christian Eriksen.

 

Arsene Wenger

Wenger pada musim ini harus terpaksa memutuskan mundur dari jabatan kursi Arsenal, usai ia terus mendapatkan tekanan dari para fans The Gunners untuk mendur dari tim London Utara tersebut. Selama 22 musim menangani Arsenal, Arsene Wenger telah memberikan dua trofi Liga Primer Inggris dan 11 piala FA, namun trofi Primer Leangue sendiri terakhir ia dapatkan adalah pada tahun 2004 yang lalu, yang berarti Arsenal telah berpuasa gelar Liga Primer Inggris selama sedekade lebih yang lalu.

 

Jadi Juara Liga Eropa Griezmann Tidak Akan Hengkang Dari Atletico

Antoine Griezmann pencetak dua gol di final Liga eropa dipastikan tidak akan Hengkang dari Atletico Madrid. Pemain asal perancis tersebut mengungkapkan kegembiraannya bermain bermasa dengan Atletico Madrid dan berhasil membawa klubnya menjadi juara di Liga Spanyol. Griezmann tercatat menyumbangkan 26 gol dan 15 assist dalam 46 pertandingannya bersama dengan Atletico Madrid.

Pencapaian di musim ini sangat baik bagi Aletico Madrid pasalnya selain menjadi juara Liga Eropa, mereka juga berhasil finis di posisi kedua Klaseman Liga Spanyol dengan mengalahkan Real Madrid di posisi ketiga. Griezmann mengaku masih akan terus bermain bersama dengan Atletico Madrid di musim depan meskipun Fernando Torres sudah akan hengkang pada musim depan.
Rasa kehilangan rekan seperjuangan dirasakan oleh Griezmann. Menurutnya Torres merupakan sosok legenda di tim Atletico Madrid yang sudah berkontribusi banyak dalam sejumlah rekor yang pernah di raih oleh Atletico Madrid. Seperti yang di kabarkan bahwa Barcelona telah menyiapkan dana sebesar 88 juta euro atau sekitar 1.4 triliun untuk mendatangkan Griezmann sebagai pendamping dari Lionel Messi dan Luis Suarez di lini serang mereka.
Terkait pemberitaan tersebut Griezmann belum memberikan pernyataan resminya namun rekan rekan dan Manajeman Atletico Madrid sangat yakin dan percaya bahwa Griezmann tidak akan memutuskan untuk hengkang dari Klub di musim depan. Apalagi Atletico baru saja mendapatkan gelar juara Liga Spanyol dan berkontribusi sangat baik di Liga Spanyol pada musim ini dengan menempati posisi kedua.