Mourinho Ungkap Jika Yang Akan Menjadi Juara Liga Inggris Akan Terlihat Beberapa Bulan Lagi

Arenaliga.info – Pelatih Manchester United Jose Mourinho mengungkapkan jika dirinya akan menjawab banyak pertanyaan lontaran bagaiamana peluang klubnya juara musim ini, mengingat mereka tengah mengalami periode sulit di aktivitas bursa transfer pemain.

Dia Mourinho malah menegaskan jika dirinya tidak perlu menjawab pertanyaan dengan tersebut dengan benar karena hal tersebut akan terlihat jika waktu sudah tepat, pasalnya ia juga tengah membuat timnya terlihat sempurna meskipun pada bursa transfer musim ini ia hanya mendatangkan pemain ala kadarnya.

Baginya Ia hanya perlu fokus untuk mempesiapkan timnya dengan baik dimana hal itu akan mempengaruhi kans mereka untuk meraih gelar juara.Dia menambahkan jika klub yang akan berpotensi juara musim ini adalah ketika memasuki bulan ke empat atau ketiga. Performa klub tersebut akan sangat terlihat dan sudah jelas itu akan menjadi kenyataan.

”Kita tidah usah membahas hal ini, siapa calon juara siapa yang akan finish di posisi Liga Champions. Saya tidak akan menjawab hal tersebut. Saya hanya fokus untuk sepak bola, tim saya semua pemain saya. Tidak ada gunanya membahas calon kandidat juara musim ini. Kita baru akan melihatnya pada bulan November atau Desember.”

Pemilik MU Minta Mourinho Mendatangkan Pemain Muda Saja Dari Pada Pemain Tua

Arenaliga.info – Pemilik Manchester United, Ed Woordward diberitakan sudah melakukan pemincaraan verbal dengan manager Jose Mourinho dimana hal tersebut membahas bursa transfer klub yang di beritakan media jika hal tersebtu dikarenakan pihak klub yang kurang ingin memenuhi permintaan Mourinho.

Pada musim ini sendiri MU sebenarnya sudah berhasil mendatangkan tiga pemain ke Old Traford pada bursa transfer musim ini. Namun hal tersebut masih kurang dari perimtaan yang di ajukan oleh pihak Jose Mourinho, karena di sudah mengungkapkan jika ia ingin mendatangkan lima pemain pada musim ini.

Sudah mendapatkan tiga ia bahkan sengaja mengatakan kepada pers jika ia hanya membutuhkan dua pemain lagi untuk di datangkan ke skuatnya dimana hal tersebut menjadi sebuah utimatum terhadap pemilik klub.

Dilansir oleh Telegrap jika Mourinho memenag sengaja di buat kesal oleh Ed Woodward dikarenakan dirinya ingin pelatih asal Portugal itu meniru langkah transfer yang di lakukan oleh Josep Guardiola yang mendatangkan beberapa pemain saja.

Apalagi mengingat komposisi pemain yang masih ada di era Louis Van Gal bisa menjadi ancuaan untuk dirinya menyatukan para pemain tersebut dengan para pemain yang di datangkannya.

Management klub sebenarnya bukan tidak ingin mendatangkan pemain pemain yang menjadi pioritas Mourinho, mereka sedikit ragu dengan para pemain yang di bidik oleh sang manager bukan karena kualitasnya, namun lebih kepada faktor investasi jangka panjang.

Contohnya Mourinho ingin mendatangkan pemain pemain seperti Jeorome Boateng dan Toby Alderwireld yang sama sama berusia 29 tahun, sementara di sektor saya ia juga mengincar jasa Willian dan Ivan Perisic yang memiliki faktor usia yang sama 29 tahun. Ini menjadikan jika Mourinho hanya ingin mendatangkan pemain jadi saja.

Woordward justru meminta Mourinho untuk meniru langkah Guardiola yang berani mendatangkan pemain pemain muda dengan harga mahal dimana itu bisa menjadi sebuah investasi jangka panjang klub. Terutama pada pasar transfer pemain yang begitu gila membuat klub sekelas Manchester  United akan mendapatkan perasan dari klub klub yang memiliki pemain pemain berkualitas dan menjualnya dengan harga begitu mahal.

Mourinho : Dalam Satu Bulan Pogba Hanya Fokus Di Piala Dunia

Dalam banyak hal, sulit untuk berdebat dengan penilaian Jose Mourinho tentang langkah-langkah yang harus diambil Paul Pogba sebagai pemain untuk Manchester United bahwa ia sangat mengesankan bagi Prancis selama Piala Dunia.

Di Old Trafford, pemain berusia 25 tahun itu tetap menjadi pemain yang kurang berprestasi, yang mampu melakukan momen brilian tetapi juga akuisisi yang sangat mahal yang terlalu sering gagal untuk membenarkan label atau reputasinya. Namun saat bermain untuk negaranya di Rusia, Pogba adalah kekuatan pendorong dari lini tengah untuk tim Didier Deschamps, mencetak gol yang memukau, memainkan umpan-umpan yang mengubah permainan, menutupi acre of the pitch dan tampil dengan kematangan dan keinginan seorang pemimpin.

Jadi mengapa dia tidak bisa melakukan itu untuk United secara reguler, daripada satu pertandingan dalam empat atau lima?

Berbicara secara eksklusif kepada ESPN FC di Los Angeles selama kampanye Piala Champions Internasional United, Mourinho menjelaskan bahwa alasan dunia masih menunggu Pogba untuk menjadi pemain sepak bola yang seharusnya hanya turun ke pemain itu sendiri.

“Saya tidak berpikir ini tentang kami mendapatkan yang terbaik darinya,” kata Mourinho. “Tentang dia memberikan yang terbaik yang harus dia berikan.

“Saya pikir Piala Dunia adalah habitat yang sempurna bagi pemain seperti dia untuk memberikan yang terbaik [mereka]. Mengapa? Karena itu tertutup selama sebulan, di mana dia hanya bisa berpikir tentang sepakbola. Di mana dia bersama timnya di kamp pelatihan, benar-benar terisolasi dari dunia luar, di mana mereka fokus hanya pada sepakbola, di mana dimensi permainan hanya bisa memotivasi. “

Bermain bersama kualitas N’Golo Kante, Antoine Griezmann, dan Kylian Mbappe, daripada para pemain yang dia miliki bersamanya di United, mungkin merupakan alasan lain mengapa Mourinho harus mempertimbangkannya. Namun, secara singkat, ia yakin bentuk United Pogba terhambat. oleh terlalu banyak gangguan di luar lapangan – gangguan yang tidak bisa menjadi masalah di Piala Dunia karena suasana unik dari sebuah kamp tim, tertutup dari dunia luar.

Mungkin Mourinho ada benarnya. Satu perubahan kecil di Pogba selama Piala Dunia adalah gaya rambutnya. Di mana dia akan berpikir tidak ada bermain untuk United melawan Manchester City dengan rambutnya dicat biru muda musim lalu – dia mencetak dua kali hari itu tetapi membiarkan dirinya terbuka untuk kritik tentang fokusnya, namun – Pogba ternyata untuk Perancis dengan apa yang terbaik bisa menggambarkan potongan rambut yang “masuk akal”. Ini mungkin tidak berarti apa-apa begitu dia sampai ke lapangan, tetapi dalam hal fokus potongan rambut Piala Dunia-nya menunjukkan bahwa Pogba tidak siap untuk menjadikan dirinya target untuk kritik dengan memproyeksikan dirinya di luar rekan setimnya dengan pernyataan mode.

Dia seperti bisnis untuk Deschamps dan, seperti Mourinho menyarankan, hanya fokus pada sepak bola. Tapi ada dua sisi untuk setiap cerita dan Mourinho hanya memberikan pengamatan kritis terhadap pemain. Namun telah bekerja dengan penandatanganan £ 89.000.000 dari Juventus selama dua musim, banyak tanggung jawab untuk kegagalan Pogba untuk mencapai ketinggian yang diharapkan darinya jatuh pada Mourinho.