Susah BAB Saat Puasa ? Coba Ikuti Anjuran Ini !


Puasa di bulan Ramadhan menyebabkan perubahan pola makan. Sayangnya, hal ini terkadang menyebabkan masalah pencernaan, masalah yang umum terjadi adalah kesulitan buang air besar saat berpuasa. Tentu saja kondisi ini membuat tidak nyaman saat berpuasa. Lantas, bagaimana cara mengatasi susah buang air besar saat berpuasa? Tinjau informasi berikut.

Bagaimana cara mengatasi susah buang air besar saat puasa?

Kabar baiknya, sulit buang air besar saat berpuasa bukanlah masalah kesehatan yang berbahaya. Namun, kondisi ini tetap saja menimbulkan ketidaknyamanan bukan? Berikut cara mengatasi sembelit saat puasa jika mengalaminya:

Makan makanan berserat tinggi

Cara pertama mengatasi sembelit saat puasa adalah dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi. Serat mengisi usus dan akhirnya menyebabkan dorongan untuk pindah ke kursi. Anda bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung serat seperti kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan atau biji-bijian. Selain itu, terkait dengan bulan Ramadhan, Anda bisa mengonsumsi kurma untuk membantu mengatasi sembelit di bulan puasa.

Kurangi konsumsi makanan berserat tinggi

Selama bulan puasa, Anda juga harus menghindari makanan rendah serat tertentu seperti makanan kaleng, produk susu, dan daging. Jika makanan tersebut dikonsumsi, apalagi jika berlebihan, dapat mengganggu proses pencernaan dan menyebabkan masalah usus saat puasa.

Minum air putih yang cukup

Cara mengatasi sembelit di bulan puasa berikutnya adalah dengan banyak minum air putih. Kurangnya asupan air akan membuat tubuh mengalami dehidrasi. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dehidrasi saat berpuasa adalah salah satu penyebab sembelit yang paling umum.

Minum air putih 8 gelas sehari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh. Saat berpuasa, jumlah ini dapat dibagi menjadi pola 2-4-2, 2 gelas saat buka puasa, 4 gelas saat makan malam, dan 2 gelas saat matahari terbit. Jumlah ini adalah jumlah minimum harian. Hal ini bisa dan tentunya sangat baik jika Anda minum lebih dari 8 gelas air putih agar tidak sulit buang air besar saat berpuasa.

Tetap aktif

Selama puasa, aktivitas tetap berjalan seperti biasa. Mengurangi aktivitas justru akan berdampak pada berkurangnya aktivitas saluran pencernaan yang bisa menyebabkan sembelit saat berpuasa.

Kelola Stres

Stres diketahui memperlambat pergerakan usus, mencegah sistem pencernaan berjalan lancar. Mengelola stres dengan baik juga merupakan salah satu cara mengatasi sembelit saat berpuasa. Isi aktivitas Anda selama bulan Ramadhan dengan hal-hal positif, termasuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Jangan menahan atau menunda ketika ada keinginan untuk buang air besar

Sulit BAB Puasa yang Anda alami juga bisa disebabkan oleh kebiasaan menunda buang air besar. Hal ini membuat tinja menjadi keras dan kering karena konsentrasi air yang berkurang.

Karena itu, jika Anda menginginkan sembelit yang menurut Anda akan berlangsung lama, sebaiknya jangan menunda buang air besar. Selain itu, cara ini juga dimaksudkan untuk mencegah kembalinya sembelit.

Konsumsi Serat Saat Puasa Ternyata Sangat Baik Bagi Tubuh

Banyak yang mengatakan bahwa puasa adalah salah satu cara alami menurunkan berat badan jika ingin menurunkan berat badan. Ini seperti dua sisi mata uang, benar karena puasa memang bisa membantu menurunkan berat badan, dan salah karena jika dilakukan sembarangan justru bisa menambah berat badan.

Puasa bisa menjadi lebih afdol dengan mengkonsumsi makanan bergizi yang penuh serat. Asupan serat dapat membantu mengontrol gula darah, membuat Anda kenyang lebih lama, dan mengontrol berat badan. Nah, mengingat pentingnya makanan berserat tinggi saat puasa, berikut makanan yang bisa kalian konsumsi!

Beras merah

Nasi merah bisa dijadikan sebagai pengganti nasi putih untuk menu sahur kamu lho. Hal ini karena beras merah mengandung lebih banyak serat dibandingkan beras biasa. Serat makanan bahkan bisa dua kali lipat dari nasi putih. Nah, kandungan serat ini bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama saat berpuasa dan mencegah sembelit. Cara memasak nasi merah juga tidak jauh berbeda dengan nasi putih, hanya saja air yang harus digunakan lebih banyak.

Jagung

Jagung kaya akan serat yang dapat membantu mengatasi masalah pencernaan yang sering terjadi saat puasa. Kesegaran jagung ini tentunya akan membuat menu sahur Anda semakin semarak dan mengenyangkan.

Kacang polong

Selain jagung, Anda juga bisa menambahkan buncis sebagai sayuran. Kacang yang harus dicoba adalah kacang polong, yang tinggi serat dan bermanfaat untuk pencernaan. Tidak hanya itu, kacang polong juga dapat membantu membersihkan usus dari racun dan karsinogen yang dapat menyebabkan kanker.

Buah Alpukat

Tentu Anda tahu bahwa alpukat merupakan buah yang banyak mengandung serat dan juga mengenyangkan. Tak hanya itu, alpukat juga kaya akan lemak tak jenuh. Nah, saat matahari terbit kamu bisa menjadikan alpukat sebagai menu pelengkap agar kamu bisa berolahraga seharian. Proses alpukat menjadi jus yang lezat atau sajikan sebagai smoothie.

Itulah makanan kaya serat yang bisa Anda konsumsi sebagai menu sahur. Jadi puasa seharian tidak akan merusak tubuh Anda karena konsumsi serat yang berkecukupan.