Lopetegui : Semua Pemain Madrid Harus Mencetak Gol, Tidak Hanya Benzema

Karim Benzema

Arenaliga.info –  Entrenador Real Madrid, Jullen Lopetegui mengaku yakin dengan striker utamanya Karim Benzema untuk mengisi lini depan klub. Benzema sendiri sedang di kritik habis-habisan usai dirinya gagal membalas kepercayaan Lopetegui yang memainkannya di semua pertandingan Madrid pada musim ini. Bayangkan saja ia sudah absen salam enam pertandingan tidak mencetak gol. Hal ini jelas merukan aib dimana Madrid merupakan klub yang memiliki lini serang yang begitu glamor.

”Untuk apa saya menurunkan dia (Benzema) jika saya tidak mempercayainya. Ia sempat mencetak gol di awal musim, lalu ia menurun saya pikir semua pemain pernah merasakan apa yang di rasakannya sebagai seorang striker. Setiap penyerang memiliki waktu dan zona yang tepat untuk mencetak gol mari kita mendukungnya ia hanya perlu membutuhkan waktu.”

”Kami bermain untuk tim, saya juga tidak meminta Karim harus mencetak 50 permusimnya. Itu hanyalah omong kosong belaka karena semua pemain kami bisa mencetak gol jadi saya tidak akan memberikan pandangan yang buruk terhadap  dirinya.”

”Semua pemain berhak bertanggung jawab karena mereka tidak bisa mencetak gol. Saya meminta semua pemain Madrid menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol. Jika mereka mendapatkan peluang dan memanfaatkan peluang tersebut dengan baik maka kami dapat segera membunuh jalannya pertandingan.”

”Pada pertandingan selanjutnya kami akan segera bermain melawan Alaves, dimana mereka merupakan lawan yang bagus. Kami harus segera bekerja keras di sesi latihan. Semua pemain harus bermain dengan sungguh-sungguh karena kami membutuhkan peluang sebanyak mungkin untuk bisa memenangkan pertandingan.”

Ramos Dan Ronaldo Pemimpin Real Madrid Kata Zidane

 

Cristiano Ronaldo Bersama Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane Merayakan Pesta Kemenangan Real Madrid Di Final Liga Champions 2017-2018.

 

Arenaliga.info  –  Mantan pelatih Real Madrid yang kini tengah menganggur Zinedine Zidane mengungkapkan jika ketika ia masih menangani Real Madrid ia memiliki pemain yang bisa menjadi pemimpin klub ketika mendapatkan tekanan. Kedua pemain tersebut di antaranya adalah Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos.

Seperti yang sudah kita ketahui jika Madrid harus rela di tinggal oleh pelatih tersukses mereka yakni Zinedine Zidane yang memutuskan mundur musim ini sebagai pelatih Real Madrid. Ia mundur sebagai pemenang usai menghantarkan Loss Blanccos menjuarai UEFA Champions Leangue untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Padahal ia hanya melatih Madrid selama tak kurang dari dua setengah musim yang lalu dan sekarang menjadi pelatih tersukses di eropa dengan rekor sebagai pemenang Liga Champions tiga kali beruntun. Tentu saja hal tersebut belum pernah di lakukan oleh pelatih mana pun yang pernah melatih sebagai pelatih bahkan Pep Guardiola maupun Jose Mourinho tidak pernah melakukannya.

Sebelum ia mundur tepatnya pada musim lalu, ia mengatakan jika dirinya memiliki dua pemain yang menjadi pemimpin di timnya yaitu Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo.

”Dia Sergio merupakan pemimpin di luar lapangan, di ruang ganti ia membuat suasan menjadi baik.”

”Cristiano Ronaldo adalah pemain di lapangan yang merupakan sosok yang tak tergantikan, dan ia menjadi magnet dari klub ini dan membuat semua pemain ingin menang tanpa ampun.”

Apa yang di katakan Zidane sendiri memang terbukti berkat kedua sosok tersebut Madrid berhasil meraih banyak kesuksesan bersama Zidane pastinya. Sayang Ronaldo yang merupakan pemimpin di lapangan sudah memutuskan meninggalkan klub musim ini demi bergabung dengan Juventus.

 

PSG Siap Lepas Rabiot Dengan Harga 50 Juta Euro

Arenaliga.info – PSG kemungkinan sudah siap melepas pemain mudanya Andree Rabiot musim ini, dimana mereka akan menawarkan kepada Barcelona atau Real Madrid.Karena kedua klub tersebut merupakan tim  yang sangat berminat dengan Rabiot musim ini.

Rabiot memang menjadi salah satu pemain PSG yang memiliki kualitas yang bagus, yang specialnya lagi ia merupakan pemain didikan asli akdemi klub PSG. Jelas bukan hal yang mudah melihat klub kaya asal Prancis ini mendatangkan begitu banyak pemain pemain hebat ke Paris dimana Rabiot mampu menunjukan jika ia berhasil menembus skuat utama Less Pariesiens.

Management PSG sendiri sebenarnya tidak ingin melepas Rabiot musim ini, mereka bahkan berencana memberikannya kontrak baru untuk membuatnya bertahan lebih lama di Paris, namun ia menolaknya dan terlebih kontraknya akan berakhir pada musim depan, jika PSG tidak menjualnya musim ini maka ia bisa pergi dengan bebas transfer ke klub lain yang membuat PSG akan benar benar rugi sama sekali.

Untuk harga Rabiot sendiri PSG sudah mematok biaya mencapai 50 juta euro bagi setiap klub yang menginkanya, agak mahal memang namun menurut mereka jika harga transfer itu sebanding dengan kualitas yang diberikannya terlebih ia masih benar benar muda.

David De Gea Akan Kembali Perpanjang Kontrak Berdurasi Lima Musim, Madrid Hancur

Habis sudah harapan Real Madri untuk mendatangkan kiper David De Gea pada musim panas ini, hal itu dikarenakan sang pemain yang kabarnya akan kembali menambah masa baktinya di Old Traford hingga lima tahun kedepan. Kontrak yang di berikan United sendiri bersifat kontrak panjang yang berisi beberapa detail yang bisa melebihi kontrak lima tahun yang di berikan oleh klubnya.

Dalam beberapa musim terakhir  Madrid menjadi salah satu klub yang sangat tertarik untuk mendatangkan De Gea. Apalagi mengingat rumour yang menyebutkan jika kiper mereka Keylor Navas tidak di sukai oleh sang presiden Real Madrid Florentino Perez yang memang sangat ngefans berat dengan De Gea.

Beberapa berita memberitakan juga De Gea tertarik untuk merumput bersama jawara Liga Champions tersebut secara berutun. Dimuat oleh Manchester Evening News jika sang kiper tidak tertarik untuk pergi dari Inggris mengingat ia sangat bahagia bersama Setan Merah dan akan segera memperpanjang kontrak jangka panjannya bersama Manchester United.

Pada 2015 sendiri kiper Internasional asal Spanyol tersebut yang hampir pergi ke Madrid langsung memperpanjang kontraknya bersama United dengan kontrak berdurasi empat tahun perpanjangan satahun yang akan habis pada tahun 2019 nanti.

Beberapa pekan belakangan media media Spanyol menyebutkan jika Real Madrid amat percaya diri untuk mendatangkan pemain berusia 26 tahun tersebut ke Santiago Bernabeu melihat mereka baru saja berhasil mendatangkan Jullen Lopetegui sebagai pelatih baru mereka pada musim depan.

Lopetegui yang baru saja di pecat oleh timnas Spanyol memang memiliki hubungan yang fantasis dengan sang kiper apalagi Lopetegui lah yang memberikan posisi utama sebagai kiper nomor satu di timnas Spanyol.

Modric : Saya Akan Tukarkan Liga Champions Saya Dengan Piala Dunia

Ajang Piala Dunia sendiri merupakan turnamen yang di idampakn oleh suluruh pemain sepak bola, dan untuk mendapatkan trofi Piala Dunia sendiri bukan hal yang mudah bagi pesepak bola top eropa. Salah satunya gelandang milik Real Madrid yakni Luca Modric.

Modric sendiri yang baru saja membantu klubnya menjurai tiga kali bruntun di Liga Champions mengungkapkan jika dirnya memiliki kesempatan untuk menukarnya trofi yang di dapatkannya di Liga Champions bersama Real Madrid dengan Piala Dunia maka ia akan menukarnya.

Di Level klub sendiri sudah tidak terbanyangkan lagi peran Modric untuk klubnya Real Madrid, pada musim ini saja di ajang Liga Champions ia membantu klubnya mengalahkan klub klub top eropa hingga menjurai ajang tersebut mulai dari PSG, Juventus, Bayern Munchen hingga Liverpool di final.

Modric yang akan kembali membantu negaranya dalam ajang Piala Dunia yang akan di gelar Russia mengungkapkan jika perjalan yang di alami sepanjang kariernya ada di Real Madrid.

”Musim ini menjadi musim yang berat kami, karena kami berhasil mengalahkan para juara di liga mulai dari juara Ligue-1, Juara Serie A dan Juara Bundesliga terkecuali Liverpool.Dan kami berhasil mengalahkan semuanya jadi kami akan kembali mengukir sejarah.” jelas Modric

Tercatat semenjak bergabung bersama Loss Blanccos Modric sendiri sudah berhasil memenangkan empat trofi Liga Champions dari lima musim terakahir. Dengan nada bercanda ia mengungkapkan akan rela untuk menukar empat trofi Liga Champions dengan satu Juara yakni Juara Piala Dunia Russia jika memiliki kesempatan itu.

”Jika ada kesempatan untuk menukarnya saya akan menukar itu ( empat trofi Liga Champions bersama Madrid) dengan Juara Piala Dunia pada tahun ini. ” ucapnya.

Beberapa Calon Pengganti Zinedine Zidane Pada Musim Depan

Kepergiaan Zinadene Zidane langsung membuat banyak jaga sepak bola heboh, bagaimana tidak. Pelatih asal Prancis tersebut baru saja menghantarkan klubnya Real Madrid menjuarai ajang Liga Champions Eropa pada musim 2017-2018.

Berhasilnya memenangkan gelar juara pada musim ini bukan yang pertama kalinya, total mantan Entrenador Madrid tersebut membuat klub memenangkan gelar kuping besar sebanyak tiga kali buruntun dari total 2,5 tahun ia mengabdi di Santiago Bernabeu.

Real Madrid sendiri memastikan memenangkan gelar juara ke-13 (La Decimotercera), atau ke tiga kalinya secara beruntun semenjak menggantikan Rafael Banitez pada musim 2016 yang lalu.

Dengan perginya Zidane pada musim depan membuat para petinggi Madrid terlihat kebingungan mencarikan sosok sepadan untuk menggantikan sang pelatih legendaris tersebut. Melihat kesuksesan instan yang membuat klub ibu kota Spanyol tersebut menjadi salah satu raja eropa dalam kompetisi benua biru.

Nama nama seperti Antonio Conte, Maurochio Pochettino hingga Arsene Wenger masuk dalam kandidat untuk melatih Loss Blancos pada musim depan.

 

Antonio Conte

Conte sendiri masih menunggu nasibnya di Chelsea, mengingat ia tengah tergantung nasibnya di London. Apalagi dengan berbagai gosip yang santer di kabarkan jika Maurozio Sarri akan segera menggantikannya.  Conte sendiri dalam dua musim melatih Chelsea berhasil membawa memenangkan dua gelar juara di antaranya Liga Primer Inggris dan Piada FA.

 

Maurochio Pochettino 

Pelatih asal Argentina ini memengan tengah di sorot berkat dirinya yang tampil bagus bersama Totenham Hot Spurs apalagi, klub berlambang ayam jantan ini berhasil bersaing di zona empat besar Liga Primer Inggris dan sempat ikut berpartisipasi di ajang Liga Champions pada musim lalu, namun sayang langkah timnya hanya bertahan hingga 16 besar Liga Champions eropa usai di singkirkan oleh Juventus, Meskipun belum memberikan satu trofi pun untuk Spurs, Pochettino berhasil menciptakan banyak pemain muda berlabel bintang di skuatnya, sepeti Hary Keane, Dale Ali, Erick Dier hingga Christian Eriksen.

 

Arsene Wenger

Wenger pada musim ini harus terpaksa memutuskan mundur dari jabatan kursi Arsenal, usai ia terus mendapatkan tekanan dari para fans The Gunners untuk mendur dari tim London Utara tersebut. Selama 22 musim menangani Arsenal, Arsene Wenger telah memberikan dua trofi Liga Primer Inggris dan 11 piala FA, namun trofi Primer Leangue sendiri terakhir ia dapatkan adalah pada tahun 2004 yang lalu, yang berarti Arsenal telah berpuasa gelar Liga Primer Inggris selama sedekade lebih yang lalu.

 

Ronaldo Cinta Argentina

Superstars Real Madrid Cristiano Ronaldo, Mengatakan hal yang mengejutkan ketika dirinya mengaku sangat mencintai Argentina, tampaknya itu hanya kabar yang biasa. Namun semenjak rivalitasnya dengan Messi yang merupakan permain berdarah Argentina, hal tersebut pun bukan hal yang biasa.

Semenjak rivalitas tersebut bergulir, Ronaldo maupun Messi di kabarkan saling membenci hingga klub dan bahkan di level timnas masing masing.Tapi baru baru ini CR7 langsung menepis berita yang mengatakan jika ia amat membenci Argentina di akun Instrgaram @cristiano

‘’Hahaha Hello Argentina! Pacar saya Georgina, ia berasal dari Argentina. Semua orang tidak tahu akan hal itu, dia memiliki darah argentina dan spanyol.’’ Ucap  Ronaldo.

‘’Banyak orang yang mengatakan jika saya tidak menyukai Argentina,Namun sayangnya itu tidak benar, Saya justru sangat mecintai Argentina.’’

Pria asal Portugal memang sering dikait kaitkan dengan Rivalnya Lionel Messi, bahkan banyak yang membanding bandingkan kedua sosok bintang tersebut ketika berada di luar lapangan maupun di dalam lapangan.

Roberto Calos Nilai Zidane Merupakan Pelatih Terbaik Dunia

Legenda Real madrid Roberto Carlos mengukapkan jika pelatih terbaik dunia pada saat ini adalah mantan koleganya di real madrid ketika masih aktif bermain sepak bola, yaitu zidane zidane.

Zidane sendiri sebenarnya pelatih real madrid castila yang terpaksa di orbitkan sementara ke tim utama, Pada saat itu real madrid yang telah memecat rafael benitez langsung memasukan zidane sebagai pelatih sementara. Dan hasil nya ia langsung berhasil membawa madrid juara liga champions eropa meskipun awal musim tersebut bukan merupakan musim terbaik madrid. Zidane sendiri tercatat telah memberikan dua trofi liga champions eropa berturut turut pada musim 2016 dan 2017 yang membuar beberapa khalayak menilai jika pelatih berkepala plontos tersebut merupakan pelatih terbak dunia.

Roberto carlos sendiri yang juga mantan pemain madrid dan juga rekan setimnya zidane di madrid menilai jika zidane merupakan pelatih terbaik dunia saat ini

‘’Zidane sudah membuktikan bahawa ia adalah manager terbaik dunia.’’

‘’Dan Dimasa lalu ia pemain terbaik dunia dengan piala dunia dan liga champions.

‘’Sangat jarang melihat manusia seperti zidane mendapatkan segalanya, kariernya benar benar lengkap.’’ Tutur Carlos

Di Hajar Madrid Psg Seperti Sekumpulan Orang Gila

Madrid berhasil menyingkirkan psg di perempat final liga champions eropa. akhirnya psg sendiri harus mengubur impian mereka untuk menjuarai liga champion musim ini. psg sendiri tidak lah bermain buruk tapi dari yang di katakan oleh mantan pemain prancis willy sagnol  psg seperti bermain tidak sebagai tim.

‘’Real madrid bermain dengan sangat baik sebagai tim sedangkan psg bermain tidak menemui arah jalan permainan’’.

‘’psg bermain seperti sekumpulan orang gila yang tidak tahu arah jalan menuju juara.ketika anda bermain melawan club sekelas real madrid sebagai tim anda harus benar benar dislipilin jika tidak maka anda akan selesai.’’

psg sendiri mengulangi rekor terburuk musim lalu usai disingkirkan oleh barcelona di babak 16 besar liga chaampions eropa.