Yuk Kenali Dahulu Ciri – Ciri Dari Vagina Yang Sehat


Masalah vagina dapat mempengaruhi kesuburan dan kehidupan seksual serta mengganggu proses reproduksi secara keseluruhan. Penting bagi wanita untuk menjaga kesehatan reproduksi, termasuk kesehatan vagina. Yuk, kenali ciri-ciri vagina yang sehat dan cara mengobatinya di sini!

Vagina yang sehat memiliki ciri-ciri ini

Berdasarkan paparan sebelumnya, vagina memiliki bentuk yang kompleks dan sangat sensitif. Mengetahui ciri-ciri vagina yang sehat dapat membantu Anda melihat adanya perubahan atau gejala yang tidak biasa di area intim ini. Bagaimana ciri-ciri vagina yang sehat?

Memiliki bentuk dan warna seperti ini

Secara umum, vagina yang sehat berwarna merah muda gelap, elastis dan lembab. Namun, seiring bertambahnya usia, perubahan bentuk dan warna dapat terjadi. Penggelapan vagina adalah normal karena perubahan hormonal seiring bertambahnya usia.

Cairan putih atau bening

Secara umum, vagina membersihkan dirinya sendiri dengan menghasilkan cairan berwarna putih atau bening. Jumlah cairan ini juga dipengaruhi oleh perubahan hormonal selama siklus menstruasi. Selama kehamilan, cairan ini mungkin lebih banyak, berwarna seperti susu dan sedikit berbau.

Keputihan yang berwarna hijau, kuning, dan berbau tidak sedap atau amis merupakan tanda adanya infeksi pada vagina. Segera periksakan diri Anda jika Anda melihat gejala-gejala tersebut.

Tidak berbau

Secara umum, vagina memiliki bau yang khas dan akan meningkat saat Anda aktif secara seksual atau saat memasuki siklus menstruasi. Anda harus curiga dan tidak ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika vagina Anda memiliki bau yang tidak sedap atau amis.

Selain itu, vagina yang sehat juga tidak menunjukkan gejala lain, seperti luka, benjolan, bintil, jerawat, rasa terbakar, kemerahan dan nyeri.

Perawatan vagina agar tetap sehat

Vagina adalah organ khusus dan memainkan peran penting dalam kehidupan seksual dan reproduksi. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan perawatan vagina agar tetap sehat dan normal serta mencegah berbagai gangguan seksual. Beberapa cara perawatan vagina adalah sebagai berikut.

Lakukan pemeriksaan vagina dan reproduksi secara teratur, termasuk skrining kanker serviks. Dapatkan vaksinasi yang melindungi Anda dari infeksi HPV atau virus lainnya.

Melakukan hubungan seksual yang sehat dan aman dengan satu pasangan (monogami) yang bebas dari penyakit menular seksual, jika Anda sudah aktif secara seksual.

Buang air kecil segera setelah berhubungan untuk membantu menghilangkan bakteri dari vagina. Hindari menyentuh vagina dengan benda kasar dan tajam, atau dalam kondisi kotor.

Lakukan senam kegel secara rutin untuk mengencangkan otot panggul. Hindari menggunakan douche, produk pembersih vagina, atau cairan atau krim wangi.

Mengetahui hal ini akan membantu Anda lebih mengenali kesehatan organ intim Anda dan menjadi lebih sensitif, serta mencegah berbagai penyakit yang bisa terjadi. Ayo sayangi dirimu, mulai dari hal-hal kecil di tubuhmu.